Sudah Cukup Minum Air Hari Ini? Jangan Tunggu Haus Datang

Coba ingat-ingat, sejak bangun pagi sampai sekarang sudah berapa kali Anda minum air?

Pertanyaan sederhana, tetapi jawabannya kadang membuat kita baru sadar. Pagi terburu-buru berangkat, sampai kantor langsung membuka laptop, lalu berpindah dari satu pekerjaan ke pekerjaan lain. Tahu-tahu sudah masuk jam makan siang dan air yang disiapkan sejak pagi belum banyak berkurang.

Lupa minum memang mudah terjadi. Apalagi saat sedang sibuk. Masalahnya, tubuh tetap kehilangan cairan meskipun kita tidak sedang berolahraga atau melakukan pekerjaan berat.

Haus Itu Pengingat, Bukan Jadwal Minum

Banyak orang baru mengambil air ketika sudah merasa haus. Wajar, karena haus memang menjadi salah satu cara tubuh memberi tahu bahwa kita membutuhkan cairan.

Namun, kebiasaan minum tidak harus selalu menunggu sinyal tersebut muncul.

Bayangkan hari yang cukup padat. Pagi berada di perjalanan, siang bekerja di ruangan berpendingin udara, kemudian sore masih harus menyelesaikan beberapa urusan. Karena tidak banyak berkeringat, kebutuhan untuk minum terkadang tidak terlalu terasa.

Inilah mengapa air minum sebaiknya selalu tersedia di dekat kita. Bukan supaya setiap gelas harus dihitung, melainkan agar minum menjadi kebiasaan yang mudah dilakukan.

Lalu, Benarkah Kita Harus Minum 8 Gelas?

Angka delapan gelas sehari tentu sudah tidak asing lagi.

Kementerian Kesehatan RI menggunakan sekitar delapan gelas air putih per hari sebagai salah satu panduan untuk orang dewasa. Namun, kebutuhan cairan seseorang bisa berbeda dengan orang lain.

Aktivitas menjadi salah satu penyebabnya.

Menghabiskan hari dengan bekerja di depan komputer tentu berbeda dengan berolahraga selama satu jam. Begitu pula beraktivitas di ruangan yang sejuk dibandingkan berjalan di luar saat matahari sedang terik.

Usia, kondisi tubuh, pola makan, dan lingkungan juga ikut memengaruhi kebutuhan cairan.

Jadi, tidak perlu terlalu sibuk mengejar angka. Panduan tetap penting, tetapi mengenali aktivitas dan kebutuhan tubuh sendiri juga tidak kalah penting.

Ada Hari Ketika Kita Perlu Minum Lebih Banyak

Pernah pulang setelah beraktivitas di luar lalu merasa sangat haus?

Saat cuaca panas atau aktivitas fisik meningkat, tubuh bisa mengeluarkan lebih banyak cairan melalui keringat. Kondisi seperti inilah yang membuat kebutuhan minum tidak selalu sama dari satu hari ke hari berikutnya.

Olahraga adalah contoh yang paling mudah. Setelah jogging, bersepeda, atau aktivitas lain yang membuat tubuh berkeringat, biasanya kita lebih cepat mencari air.

Hal serupa dapat terjadi ketika bepergian seharian, bekerja di luar ruangan, atau melakukan pekerjaan fisik.

Karena itu, ada baiknya melihat agenda sebelum memulai hari. Kalau tahu akan banyak berada di luar, membawa air minum sejak berangkat tentu lebih praktis daripada baru mencarinya ketika haus.

Sering Lupa Minum? Jangan Dibuat Rumit

Membentuk kebiasaan baru terkadang gagal karena kita membuatnya terlalu sulit.

Untuk urusan minum air, mulailah dari sesuatu yang sederhana.

Kalau sehari-hari bekerja di depan laptop, letakkan air di meja dan usahakan berada dalam jangkauan. Kalau sering bepergian, biasakan mengecek air minum sebelum berangkat, sama seperti mengecek dompet atau ponsel.

Waktu makan juga bisa menjadi pengingat alami. Begitu juga setelah bangun tidur atau setelah selesai berolahraga.

Tidak perlu melakukan semuanya sekaligus. Pilih kebiasaan yang paling cocok dengan rutinitas Anda, lalu jalankan secara konsisten.

Air Minum dan Aktivitas Sehari-hari Memang Tidak Terpisahkan

Coba perhatikan kegiatan kita dalam satu minggu.

Ada makan bersama keluarga, bekerja, olahraga pagi, mengantar anak, bertemu teman, perjalanan keluar kota, sampai akhir pekan yang dihabiskan jalan-jalan.

Aktivitasnya bisa berubah, tetapi air minum hampir selalu dibutuhkan.

Karena itu, SanQua tersedia dalam berbagai pilihan ukuran untuk menemani kebutuhan yang berbeda. Botol berukuran praktis bisa dibawa saat beraktivitas, sementara ukuran yang lebih besar dapat disiapkan untuk kebutuhan bersama di rumah maupun berbagai kesempatan lainnya.

Tidak harus menunggu tenggorokan terasa kering untuk mulai mengingat air minum.

Sesekali berhenti dari kesibukan, ambil air yang ada di dekat Anda, lalu minum.

Sederhana memang. Justru kebiasaan sederhana seperti inilah yang sering terlupakan.

Sudah minum SanQua hari ini?