•  Safe, Natural & Quality Water  •  Pilihan Tepat, Harga Hemat
Reverse osmosis, oxygen, hexagonal dan destilasi
Saat ini selain air mineral yang umumnya dijumpai, ada jenis-jenis air minum lain yang terdapat di pasaran, seperti jenis reverse osmosis, oxygen, hexagonal dan destilasi. Mana yang lebih baik dari semuanya?
Semua jenis-jenis air yang ada di pasaran seperti yang disebutkan di atas pada dasarnya adalah baik. Namun begitu bukan berarti semuanya baik & cocok untuk dikonsumsi untuk memenuhi kebutuhan air minum setiap saat ! Di bawah ini akan dijelaskan secara garis besar mengenai jenis-jenis air minum tersebut :
 
Reverse Osmosis (RO)
Air minum yang pada prosesnya memurnikan air dengan memberi tekanan untuk membalik aliran alami air dengan memaksa air untuk bergerak dari konsentrasi lemah ke konsentrasi lebih kuat. Tujuan dari proses ini adalah untuk menghilangkan kadar garam dan menghilangkan unsur mineral yang terdapat pada air.
Sebagaimana kita ketahui bahwa mineral merupakan salah satu unsur penting yang sangat diperlukan tubuh. Kekurangan mineral beresiko terhambatnya proses pertumbuhan, osteoporosis, tekanan darah tinggi, penuaan dini dan sebagainya.
 
Oxygen
Air minum yang diproses secara khusus & lebih kompleks, dengan suhu & tekanan tertentu, yang memungkinkan air menangkap oksigen lebih banyak.dari jenis air yang lain.
Sama dengan jenis air minum mineral pada umumnya, keberadaan oksigen terlarut pada air memberikan manfaat yang positif bagi tubuh, air ini membantu meningkatkatkan supply oksigen ke seluruh tubuh.
Kelarutan oksigen dalam air sangat rendah. Pada suhu 20 derajad, kelarutan oksigen dalam air (tekanan 1 atm) adalah sekitar 0,0045 mg/100 mg air. Bila ditambahkan oksigen kedalamya, maka air tersebut akan perlahan-lahan melepaskan oksigennya kembali ke udara dan air tersebut akan menjadi air biasa. Oleh sebab itu air minum jenis ini jangan disimpan terlalu lama setelah dibuka. Walaupun disimpan dalam wadah tertutup, oksigen dapat menembus lapisan plastik (polymer) melalui pori-pori.
 
Hexagonal
Air minum jenis ini diolah secara khusus dengan menggunakan proses elektromagnetis dan infra merah dengan tujuan menghasilkan molekul air (H2O) lebih banyak, yakni 6 buah (air jenis lain memiliki molekul 5 buah) lalu molekul-molekul tersebut membentuk formasi hexagonal / segi 6. Pada air jenis lain yang memiliki jumlah 5 molekul, formasi molekul akan terbentuk pentagonal / segi 5.
Secara spesifik air ini mampu memberikan manfaat yang lebih, namun begitu sifat kelarutan oksigennya memiliki sifat yang sama dengan air oksigen. Oleh sebab itu setelah dibuka sebaiknya tidak disimpan terlalu lama.
 
Destilasi 
Proses air minum destilasi adalah menguapkan air dengan mempergunakan sumber panas khusus. Tujuannya adalah memisahkan molekul yang terdapat pada air baku untuk membuang unsur logam yang berbahaya seperti timbal, arsenik dan merkuri.
Sayangnya dengan proses seperti ini, kandungan mineral yang terdapat pada air juga ikut terbuang, sehingga sama dengan reverse osmosis, air yang ada tidak memiliki kandungan mineral alami.
Dr. Paavo O. Airola, N.D., Ph.D, seorang pakar kesehatan dari Scottsdale, Arizona menyatakan bahwa air minum destilasi sangat bermanfaat apabila digunakan pada jangka pendek dalam periode tertentu. Misalnya untuk membersihkan racun (detoksasi) yang ada pada tubuh kita. Mengkonsumsi air destilasi setiap hari sangat TIDAK DISARANKAN, karena sifat air destilasi yang tidak memiliki kandungan elektrolit (sodium, potassium & klorida) dan juga unsur mineral seperti magnesium, yang mana kandungan & unsur tersebut sangat diperlukan tubuh.